Senin, 15 Desember 2014

Pengertian CBIS

Pengertian CBIS

Computer Based Information Sistem (CBIS) adalah system pengolahan suatu data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dapat dipergunakan sebagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan, koordinasi dan kendali serta visualisasi dan analisis.y
Sub sistem dari system informasi berbasis computer
1. Sistem Informasi Akuntansi
2. Sistem Informasi Manajemen
3. Sistem Pendukung Keputusan
4. Automasi Kantor (Virtual Office)
5. Sistem Pakar

1. SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA)
SIA adalah system informasi yang melaksanakan aplikasi akuntansi perusahaan, yaitu sebagai pengolah data perusahaan, perusahaan tidak dapat memilih untuk menggunakan SIA atau tidak system ini merupakan keharusan. Semua perusahaan pada dasarnya melaksanakan prosedur-prosedur yang sama. SIA lebih berorientasi pada data disbanding pada informasi, walaupun ada beberapa informasi yang dihasilkan. SIA menyediakan database bagi system informasi lain.
SIA adalah satu-satunya system infromasi yang bertanggung jawab memenuhi kebutuhan informasi diluar perusahaan, menyediakan informasi untuk seluruh lingkungan kecuali pesaing.
Tugas utama SIA adalah :
1. Pengumpulan Data
Setiap tindakan yang dilakukan oleh perusahaan yang melibatkan elemen lingkungan maka kegiatan tersebut disebut dengan transaksi, tindakan tersebut dijelaskan dengan sebuah catatan data, pencatatan ini dikenal dengan istilah pengolahan transaksi. System pengolahan data mengumpulkan data yang menjelaskan setiap tindakan internal perusahaan dan transaksi lingkungan perusahaan.
2. Manipulasi Data
Adalah tugas yang berupa pengubahan data menjadi informasi
3. Penyimpanan Data
Data yang telah dicatat kemudian disimpan dalam media penyimpanan sekunder, dan diintegrasikan secara logis dalam bentuk database.
4. Penyediaan Dokumen
SIA menghasilkan informasi untuk individu atau organisasi baik diluar maupun di dalam
Karakteristik SIA
a. Melaksanakan tugas yang diperlukan
b. Berpegang pada prosedur yang relative standar
c. Menangani data yang rinci
d. Berfokus pada historis
e. Menyediakan informasi pemecahan masalah minimal
Peran SIA dalam CBIS
1. SIA menghasilkan beberapa output informasi dalam bentuk laporan akuntansi standar.
2. SIA menyediakan database yang lengkap untuk digunakan dalam pemecahan masalah
2. SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Suatu sistem berbasis database komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang berupa para pemakai biasanya membentuk suatu entitas formal perusahaan atau submit dibawahnya.
Suatu SIM bisa juga merupakan suatu sistem informasi antar organisasi (IOS) jika SIM terkoneksi dengan SIM pada perusahaan lain, misalnya supplier
3. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN
Dalam upaya memecahkan masalah seorang problem solver akan banyak membuat keputusan. Keputusan harus diambil untuk menghindari atau mengurangi dampak negative atau memanfaatkan peluang.
Keputusan terbagi menjadi :
Keputusan terprogram, bersifat  berpeluang dan rutin.
Keputusan tak terprogram, bersifat baru dan tidak terstruktur, tidak ada metode pasti untuk menanganinya karena belum pernah terjadi sebelumnya.
4. SISTEM OTOMATISASI PERKANTORAN
Mencakup semua sistem elektronik formal dan informal terutama berkaitan dengan komunikasi informasi ke dan dari orang-orang didalam maupun diluar perusahaan.

Minggu, 16 November 2014

SOAL

1. Definisi kualitas
pelanggan. Bukan sejumlah kriteria yang ditetapkan oleh perusahaan Menurut peneliti joyce rowe dari Virginia State University dan Ralp neal dari Virgia University dan james martin seorang konsultan komputer terkenal, mendeskripsikan kualitas adalah perangkat lunak sebagai tepat waktu, sesuai anggaran, dan memenuhi kebutuhan pemakai. Definisi kualitas yang paling sederhana adalah, kesesuaian dengan spesifikasi.
2. Dimensi-dimensi Kualitas Produk dan Jasa
Dimensi Kualitas Produk
Menurut David Garvin, professor administrasi bisnis pada Harvard University, telah mempelajari subjek kualitas yang diterapkan pada produk dan telah mengidentifikasi delapan dimensi yang berbeda,dimensi tersebut adalah sebagai berikut :
Kinerja adalah dimensi ini mengenai seberapa baik suatu produk melakukan apa yang harus dilakukan. Features  adalah permik-permik yang melengkapi atau meningkatkan fungsi dasar produk. Keandalan adalah dimensi kualitas ini berkaitan dengan kemampuan produk untuk bertahan selama penggunaan yang biasa. Kesesuaian  adalah dimensi ini berkaitan dengan seberapa baik produk tersebut sesuai dengan standar. Daya tahan (durability) adalah ukuran umur produk, dan teknologi modern memungkinkan hal ini. Kemudahan perbaikan adalah produk ini yang di gunakan jangka waktu lama sering harus diperbaiki atau dipelihara. Keindahan adalah garvin menyadari kualitas tidak selalu bergantung pada kemampuan fungsional. Persepsi terhadap kualitas adalah dimensi ini tidak di sadarkan pada produk itu sendiri tetapi pada citra atau reputasinya.
Dimensi-dimensi Kualitas Jasa
Menetapkan dimensi –dimensi kualitas dalam konteks
Mengetahui siapa pelanggan mereka dan apa yang mereka inginkan. Saat para eksekutif perusahaan memulai tugas perencanaan, mereka memutuskan produk dan jasa yang akan ditawarkan perusahaan.
Manajemen kualitas adalah konsep yang menyatakan bahwa perusahaan dengan mencapai tingkat kualitas yang diinginkan pada proses, produk dan jasanya dengan mengikuti praktek-praktek manajemen fundamental.
Pada bagian selanjutnya, kita menggambarkan sebuah konsep manajemen kualitas yang penting , mengarah pada suatu konsep yang saat ini menarik paling banyak perhatian total equity management atau TQM.
3. Dasar-Dasar Manajemen Kualitas
1. Kualitas adalah bagian dari setiap Agenda Manajemen Atas (Top Management)
2. Tujuan dan Sasaran selalu fokus pada Pelanggan dan Kesesuaian Kompetisi Pasar serta  mengacu pada Peningkatan Kualitas Tahunan
3. Sasaran Manajemen Kualitas selalu disebar dalam Tingkatan Pengambil Tindakan (Execution Level)
4.   Tujuan dan Sasaran Kualitas selalu masuk dalam Rencana Bisnis (Business Plan)
5.  Pelatihan atau Training dilaksanakan disemua Tingkat
6.  Pengukuran Manajemen Kualitas berlaku menyeluruh di semua level organisasi
7.   Pengukuran Manajemen Kualitas berlaku menyeluruh di semua level organisasi -
8. Pengawasan atau Monitoring dari Manajemen Atas terhadap Hasil yang telah dicapai dengan Sasaran yang diinginkan
9.  Adanya Penghargaan atau Reward kepada level dengan Kinerja Terbaik
10. Sistem Penghargaan (Reward) selalu mengalami Perbaikan dari waktu ke waktu
4. TOTAL QUALITY MANAJEMEN/ TOTAL KUALITAS MANAJEMEN
strategi manajemen yang ditujukan untuk menanamkan kesadaran kualitas pada semua proses dalam organisasi . sesuai dengan definisi dari ISO, TQM adalah suatu pendekatan manajemen untuk suatu oragnisasi yang terpusat pada kualitas, berdasarkan partisipasi semua anggota nya dan bertujuan untuk kesuksesan jangka panjang melalui kepuasaan pelanggan serta memberi keuntungan untuk semua anggota dalam organisasi serta masyarakat.
5. Kualitas dan Keunggulan kompetitif (kelebihan atau kekurangan dari kualitas)
Keuntungan yang didapat perusahaan karena menyediakan produk dan jasa berkualitas baik berasal dari pendapatan penjualan yang lebih tinggi dan biaya yang lebih rendah
Gabungan keduanya menghasilkan profitabilitas dan pertumbuhan.
 Kerugian dari kualitas yang buruk
1. Kehilangan bisnis
2. Tuntunan hokum
3. Kehilangan produktivitas
4. Biaya-biaya
6. Bagaimana CBIS memberikan kualitas dan Produk jasa, Berikan contohnya
Perusahaan menjual produk dan jasa pada para pelanggan. Mereka adalah pelangga eksternal yang berada di luar perusahaan.  Jasa informasi berhubungan dengan peanggan eksternal ini melalui system informasi akuntansi. SIA memenuhi pesanan pelanggan dan menyediakan dokumen –dokumen seperti faktur pajak dan laporan. IS juga memberikan pengaruh tidak langsung dengan menyediakan informasi dengan para pemakai. Mereka adalah pelanggan internal dan mereka ada diseluruh tingkat organasional dan semua area fungsional.

7. Menetapkan program Total Quality Management (TQM)
Landasan TQM :
1. Kualitas didefinisikan oleh pelanggan
2. kualitas di capai oleh pihak manajemen
3. kualitas adalah tanggung jawab seluruh elemen perusahaan
Filosofi-filosofi TQM :
Pencapaian keunggulan perusahaan secara menyeluruh dalam dimensi produk dan dimensi jasa dengan mencegah timbulnya kualitas yang buruk.
Elemen-elemen atau perangkat untuk mencapai TQM :
1. Peralatan grafis
2. peralatan statistic
Penerapan program TQM Pada perusahaan
1. Tentukan TQM sebagai standar perusahaan
2. Tetapkan budaya kualitas
3. Tetapkan pengawasan manajemen puncak
8. Mencapai manajemen kualitas dengan jasa informasi (IS-Information Service)
1. mengidentifikasi pelanggan IS
2. mengidentifikasi kebutuhan kualitas pelanggan
3. menetapkan metrik kualitas
4. mengidentifikasikan strategi kualitas IS
5. Menerapkan program kualitas IS
6. memantau kinerja kualitas IS
Dukungan dari subsistem CBIS terhadap peningkatan kualitas produk dan jasa :
1. Sistem informasi akuntansi
2. Sistem informasi manajemen
3. Sistem pendukung keputusan
4. Sistem otomatisasi kantor
Sistem pakar
1. Berwujud
2. Keandalan
3. Responsif
4. Empaty
9. Menetapkan Kualitas Informasi Sistem Dalam Prespektif
Kualitas sebenarnya bukanlah suatu hal yang baru bagi IS. Banyak perusahaan yang bertahun-tahun membuat usaha terpadu untuk mencapai kualitas.. Namun yang baru adalah perthatiaan pada kualitas IS dalam konteks budaya kualitas perusahaan.

Jumat, 10 Oktober 2014

Pengaruh Teknologi Tehadap Dunia Bisnis



    Pengaruh Teknologi Terhadap Dunia Bisnis
Saat ini teknologi informasi mengalami perkembangan yang sangat pesat dimana perkembangan ini tidak bisa kita hindari. Perkembangan teknologi informasi juga dipengaruhi oleh kemajuan ilmu pengetahuan yang seiring waktu semakin menapaki langkah yang semakin maju. Sejak pertama kali ditemukannya komputer pada tahun 1955, peradaban dunia telah mengalami suatu era informasi yang baru dan cepat.
Perkembangan teknologi informasi ini tidak hanya dapat membantu cara hidup kita menjadi lebih modern, akan tetapi ada juga pengaruh teknlologi informasi yang berdampak pada pola pikir dan kehidupan kita yang berbeda dengan gaya hidup sepuluh tahun yang lalu. Kondisi ini bisa kita lihat pada saat ini bahwa tidak ada jarak yang bisa memisahkan komunikasi antar individu, meskipun berada di luar negeri, itu tidak menjadi sebuah masalah yang besar semenjak pesatnya kemajuan dari teknologi dan informasi ditengah tengah kehidupan kita. Perkembangan akan teknologi informasi yang kita dapat dewasa ini memberikan pengaruh teknologi informasi yang bersifat positif maupun negatif yang bisa manfaatkan maupun kita sikapi secara hati-hati.
Dunia bisnis pun saat ini telah memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang sudah pesat. Penerapan teknologi informasi sudah banyak diterapkan pada perusahaan perusahaan yang berskala nasional maupun swasta. Penerapan teknologi dan informasi ini menyebabkan perubahan dalam kebiasaan atau habit yang baru pada bidang bisnis. Seperti pemanfaatan E-Commerce sebagai media perdagangan yang menggunakan media internet yang saat ini tidak sulit untuk dijangkau oleh semua kalangan.
Bagi dunia bisnis, pengaruh ini memberikan kemudahan dan kelancaran dalam melakukan urusan bisnis meskipun rekan bisnis tersebut berada di negara lain, hal in ibisa diatasai dengan memanfaatkan video conference maupun internet call yang bisa digunakan sewaktu waktu dan tidak memungut biaya sedikit pun. Jejaring seperti ini hadir di semua industri global. Pengaruh ini tidak hanya berdampak pada usahawan saja yang memiliki perusahaan, pengaruh teknologi informasi ini juga memberikan dampak yang besar terhadap para pegawainya. Dewasa ini para pegawai di perusahaan tidak perlu lagi mengirimkan lembaran kerjanya secara manual dalam bentuk cetakan kertas, hanya perlu memanfaatkan fasilitas email yang tersedia secara gratis sudah bisa mengirimkan hasil laporan kerjanya tanpa harus terhalang oleh waktu dan tempat.
Pengaruh teknologi informasi secara tidak langsung memberikan solusi yang dapat membantu urusan bisnis secara ringkas dan tidak perlu lagi memakan biaya yang begitu besar. Seperti untuk mengadakan rapat, kita saat ini tidak perlu lagi harus mengumpulkan orang satu per satu, kita bisa memanfaatkan salah satu fitur yang berada pada handset ponsel pintar untuk melakukan sebuah rapat yang fleksibel harus berada pada suatu tempat dan juga mengeluarkan biaya yang terhitung tidak sedikit. Semakin cepatnya perkembangan teknologi informasi saat ini menuntut manusia modern untuk bertindak dengan cepat pula, apabila kita tidak bisa mengikuti gerak cepat dari perkembangan teknologi informasi ini, kita bisa saja tertinggal jauh dibelakang, dan dunia kerja maupun bisnis dewasa ini pun membutuhkan para pegawai yang bisa menggunakan perangkat hardware maupun software untuk mendukung segala aktivitas kerjanya.
Perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih dewasa ini merupakan bagian integral dari semua lapangan bisnis dewasa ini. Tak ada satu pun dunia bisnis yang tidak terpengaru terhadap pengaruh teknologi informasiyang cepat ini. Mau tidak mau para pelaku bisnis harus bisa mengikuti laju dari perkembangan teknologi informasi yang serba cepat ini jika tidak ingin dunia bisnisnya tertinggal jauh dengan para pelaku bisnis yang lain


Manfaat Teknologi sangat tergantung pada produk dan jasa yang akan ditawarkan. Produk yang satu memanfaatkan Internet secara berbeda dengan produk yang lainnya. Tipe atau jenis usaha pun akan turut mempengaruhi cara orang memanfaatkan Internet sebagai sarana bisnisnya, apakah dia seseorang pemasok, distributor atau seorang pengecer.

Berikut ini adalah contoh pemanfaatan dan manfaat Internet sebagai media bisnis:

1.    Menciptakan Basis Bagi Klien Atau Pelanggan
Untuk mendapatkan klien atau pelanggan baru dan menciptakan basis klien tidak selalu dapat diperoleh dengan mudah. Perjuangan untuk memperoleh pelanggan harus melalui berbagai usaha termasuk menganalisa pasar secara hati-hati, pemasaran produk dan mempunyai uji coba basis pelanggan. Internet merupakan salah satu alternatif wadah yang tepat untuk dijadikan sebagai tempat untuk basis pertemuan jutaan orang di seluruh dunia. Dengan demikian untuk mendapatkan pelanggan baru lebih mudah dengan adanya kelompok yang besar di Iternet tersebut.

2.    Analisa Produk Dan Pasar
Internet dapat dijadikan tempat yang baik utuk melakukan riset pemasaran karena produsen atau perusahaan dapat langsung berhadapan dengan pelangganya. Analisa pasar akan membantu perusahaan untuk mendapatkan ide dalam pengembangan produk baru yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pelanggan. Setelah produk itu diluncurkan maka perusahaan pun dapat memperoleh umpan balik sebesar tingkat kepuasan konsumen terhadap produk baru tersebut. Selain itu perusahaan juga dapat mempelajari produk pesaing dengan menelusurinya di Internet. Pemakai Internet dapat memanfaatkan informasi yang ada untuk melakukan analisa produk dan persaingannya. Hal ini sangat mempengaruhi munculnya lowongan untuk cari ide-ide baru!

3.    Nasehat dan Bantuan Pakar Di Bidangnya
Tidak sedikit pakar yang ada di Internet yang mempublikasikan karya-karya mereka untuk diketahui mereka untuk diketahui secara umum dan mudah diakses. Sangat sering pula kita memperoleh nasehat dan bantuan secara gratis dari para pakar tersebut tentang masalah yang kita hadapi. Jika kita membandingkannya dengan mendapatkan nasihat dari konsultan, maka kita harus membayar dengan harga sangat mahal.

4.    Rekruitmen Tenaga Kerja dan Penyedian Lowongan Kerja
Sekarang ini rekruitmen tenaga kerja melalui Internet semakin digemari oleh perusahaan-perusahaan. Di Internet terdapat banyak sekali daftar lowongan kerja dan bahkan juga pelamar pun sering pula mempromosi
5.    Akses Informasi dan Penyebaran Informasi
kan dirinya melalui Internet. Sehingga dengan begitu antara yang membutuhkan
tenaga kerja dan pencari pekerjaan dapat saling bertemu di Internet. Riwayat hidup tidak hanya dapat ditampilkan menggunakan web tetapi fasilitasnya juga ada di Internet seperti newsgroup atau usenet.
Mempublikasikan berita melalui internet dapat tersebar luas melebihi media lainnya. Dalam hal akses informasi, melalui internet pun jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan menggunakan fax atau pos. Kita semua dapat mengakses informasi dan menyebarkan informasi dari dan ke penjuru dunia dan juga dapat membuat hubungan secara interaktif dan langsung melalui komputer. Kontak secara interaktif tersebut akan menarik dengan adanya penggunaan chat dan video conferencing. Akses dan penyebaran informasi melalui Internet dapat terjadi secara

6.    Komunikasi Yang Cepat dan Pengiriman Dokumen Dengan Biaya Murah
Berbagai fasilitas yang ada di internet telah banyak membuktikan mampu mempercepat komunikasi dengan orang yang dituju. E-mail adalah salah satu contoh yang telah banyak dimanfaatkan oleh banyak orang untuk mengirim dan menerima dokumen. Chat atau video conferencing juga mempercepat komunikasi yang dilakukan di internet. Internet dapat juga digunakan untuk mentransfer dokumen secara online dalam waktu yang singkat. Seringkali ditemukan keterlambatan atau gagal sampai ke tujuan dalam pengantaran dokumen melalui jasa pengantar seperti pos atau perusahaan jasa lainnya.

7.    Peluang Bisnis Baru
Banyak yang secara terus menerus memanfaatkan Internet untuk mencari ide-ide inovatif dan baru. Pemakai Internet sering memperoleh ide baru tidak hanya disebabkan oleh kebiasaan penelitiannya di Internet tetapi juga ada nya suasana kooperatif di antara pemakai internet. Internet seringpula dijadikan forum komunikasi di antara para peminat di bidang masing-masing.
 murah dan dapat langsung diakses melalui jarak yang jauh.

 C.  Kasus Penipuan di Dunia Maya
Kasus penipuan di dunia maya – Penipuan sebenarnya sudah tidak asing lagi di telinga kita. Apalagi hal ini juga sudah sangat familiar terutama di kalangan para pebisnis online. Dengan cara dan modus yang sudah canggih, ada perlunya anda agar lebih berhati-hati terhadap penipuan yang satu ini agar anda tidak sampai dirugikan nantinya.

Ada sebuah cerita mengenai kasus penipuan di dunia maya yakni salah seorang pebisnis online. Menurut penuturannya, pertama kali dia tertipu yakni ada seorang customer yang selalu mengejar-ngejarnya. Disebut bahwa customer tersebut sangat terburu-buru untuk mendapatkan barang tersebut. Bahkan customer tersebut hingga memberikan sebuah kartu transfer. Setelah barang dikirim ternyata bukti transfer yang diberikan diketahui adalah bukti transfer palsu.

Dalam berbisnis di dunia maya kita memang harus wajib berhati-hati dan juga teliti. Terlebih jangan mudah begitu saja percaya pada customer yang mengaku telah melakukan transfer dan memberikan bukti transfer tersebut. Selain itu anda juga wajib waspada jika ada customer yang marah-marah dan terburu-buru menginginkan barang tersebut. Karena pada dasarnya jika customer benar-benar niat untuk membeli barang tersebut, maka dia akan sabar menunggu kapan barang tersebut akan datang dan tidak terburu-buru.

Selain itu biasanya penipu tersebut juga sering mengatakan alasan jika barang yang dikirim ada yang kurang atau dengan alasan yang lain. Jika sudah seperti itu, mau tidak mau biasanya pihak penjual juga harus mengganti atau mengirim barang yang baru. Oleh karenanya untuk menghindari kasus penipuan di internet, anda wajib berhati-hati agar bisnis andapun juga dapat menguntungkan dan tidak merugikan anda. 

Selasa, 02 September 2014

Pengembangan Organisasi
Tujuan Organisasi
Organisasi dibuat untuk membuat dan menjalankan tujuan yang telah ditetapkan oleh suatu organisasi tersebut. Organasasi memudah kan perusahaan untuk mencapai target perusahaan. didalam organisasi dibutuhkan sumber daya manusia hingga membentuk organisasi yang berkualitas. perolehan laba adalah tujuan organisasi.
tujuan organisasi sebagai berikut :
 - Keuntungan menjadikan wirausahawaan termotivasi dan ingin mendapatkan nya
 - Pelayanan dan pelanggan dengan penyediaan nilai ekonomis yang dibutuhkan
 - Tanggung jawab seorang wirausahawaan sesuai kode etik dan moral yang dibuat oleh masyarakat sesuai tempat industri berada.


Bidang Bidang Tujuan Organisasi
Menurut peter f drucker saat ini perusahaan hanya memikirkan laba sebanyak mungkin tanpa memikirkan nya secara panjang hal ini karena wirausahawan hanya terpusatkan dengan laba sebanyak mungkin sehingga keputusan yang diambil hanya menghasilkan laba tanpa menyelsaikan masalah maupun membantu masyarakat. Jangan seorang wirausahaawan menghasilkan produk tapi menghasilkan masalah juga.
Delapan bidang kunci yang dikemukakan drucker untuk menetapkan tujuan sistem manajemen
-          Kedudukan pasar
-          Inovasi
-          Produktifitas
-          Sumber daya fisik dan finansial
-          Perolehan laba
-          Kinerja dan perkembangan manajer
-          Kinerja dan sikap karyawan
-          Tanggung jawab kemasyarakatan

Garis Pedoman Penetapan Tujuan Organisasi
Individu memiliki peran dalam organisasi, indivdu menghasilkan saran atau evaluasi terhadap tujuan yang ditetapkan. Dengan begitu tujuan organisasi harus meningkatkan. kualitas tujuan yang telah dibuat dengan cara mengikuti beberapa tujuan umum :
1. wirausahaawan harus memberi kepercayaan atau tanggung jawab terhadap orang yang memiliki
     kemampuan dalam bidang nya.
2. Wirausahaawan harus menyatakan dan menjelaskan secara spesifik terhadap tujuan nya
3. Wirausahaawan harus menghubungkan tujuan dengan tindakan

Pencapain Tujuan
Seorang wirausahaawan harus melakukan cara untuk mencapain tuujuan nya. Organisasi yang menrealisasikan pencapain tujuan tetapi organisasi membutuhkan wirausahaawan untuk membantu dalam pencapain tujuan.

Perubahan Organisasi
Perubahan didalam organisasi sangat perlu agar meningkatkan kualitas organisasi, dimana suatu yang kurang dapat kita tambahkan dalam organisasi maupun mengurangi nya. Biasa perubahan organisasi dalam wewenang organisasi. Dalam merubah kondisi organisasi kita perlu mempertimbangkan apa yang harus dirubah, biasa nya seorang wirausahaan memiliki kemapuan untuk merubahnya menjadi lebih baik atau menggunakan konsultan dari luar. Penentuan apa yang dirubah nanti nya akan menjadi lebih baik dari sebelum nya.

Perubahan stuktural
Perubahan strutural menekankan efektifitas organisasi dalam menjalankan tugas maupun indvidu yang melakukan pekerjaan. Yang lebih utama dalam perubahan nya pada strutktur organisasi.

Evaluasi perubahan
Wirausahaawan harus melihat apakah perubahan yang telah dilakukan menjadikan lebih baik atau malah mejadi lebih buruk. Dengan cara mengevaluasi dapat meningkatkan efektifitas organisasi.






Sabtu, 07 Juni 2014

DASAR-DASAR PENGORGANISASIAN

1. Definisi Pengorganisasian
Pengorganisasian adalah suatu proses pembentukan struktur organisasi. Dengan organisasi dapat bekerja dengan terstruktur dalam manajerial atau suatu cara dalam mana kegiatan organisasi dialokasikan dan ditugaskan diantara para anggotanya agar tujuan organisasi dapat tercapai dengan efisien.
Menurut para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi sebagai berikut.
Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.
James D. Mooney mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.
Prof Dr. Sondang P. Siagian, mendefinisikanorganisasi ialah setiap bentuk persekutuan antara dua  orang atau lebih yang bekerja bersama serta secara formal terikat dalam rangka pencapaian suatu tujuan yang telah ditentukan dalam ikatan yang mana terdapat seseorang / beberapa orang yang disebut atasan dan seorang / sekelompok orang yang disebut dengan bawahan.
Drs. Malayu S.P Hasibuan mengatakanorganisasi ialah suatu sistem perserikatan formal, berstruktur dan terkoordinasi dari sekelompok yang bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu. Organisasi hanya merupakan alat dan wadah saja.
Prof. Dr. Mr Pradjudi Armosudiro mengatakanorganisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.
James D Mooney berpendapat bahwa Organization is the form of every human, association for the assignment of common purpose atau organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk pencapaian suatu tujuan bersama.
2 aspek utama proses penyusunan struktur organisasi :
  1. Departementalisasi
  2. Pembagian kerja
Proses Pengorganisasian
Aspek-aspek penting organisasi dan proses pengorganisasian
  1. Spesialisasi / pembagian kerja
  2. Departementalisasi
  3. Rantai komando/rantai perintah dan kesatuan perintah
  4. Rentang kendali
  5. Sentralisasi
  6. Desentralisasi
  7. Formalisasi
Dalam proses pengorganisasian kita harus menjalankan 5 langkah sebgai berikut
1. membuat rencana dan tujuan agar jelas kelangsungan perusahaan tersebut.
2. menyusun tugas-tugas yang penting
3. membagikan tugas-tugas menjadi subtugas
4. menetapkan sumber daya sesuai dengan kemampuan atau keahlian yang dibtuhkan perusahaan
5. mengevaluasi dari strategi yang sudah diterapkan sebelumnya untuk memperbaiki nya

2. Teori Pengorganisasian Klasik
Teori pengorganisasian klasik adalah wawasan dari penulis manajemen awal mengenai bagaimana sumber daya orgasasional bisa digunakan untuk pencapaian tujuan organisasi. Menurut Max Weber, komponen utama dari uasaha pengorganisasian termasuk juga prosedur-prosedur dan aturan-aturan yang mendetail, suatu hirarki organisasional diuraikan dengan jelas, dan hubungan antara anggota-anggota organisasi  kewirausahaan yang terutama nonperson(impersonal).
Teori pengorganisasia klasik adalah teori yang mengenai sumber daya yang dapat diorganisasikan untuk mencapai tujuan organisasi tersebut. merancang struktur formal untuk penggunaan yang paling efektif sumberdaya-sumberdaya organisasi .Bagaimana organisasi mengelompokkan kegiatan-kegiatannya dimana setiap pengelompokan diikuti dengan penugasan seorang manajer yang diberi wewenang untuk mengawasi anggota-anggota kelompok .


Struktur
struktur organisasi adalah mekanisme-mekanisme formal dengan mana organisasi menunjukkan kerangka dan susunan perwujudan pola tetap hubungan-hubungan diantara fungsi-fungsi, bagian-bagian atau posisi-posisi , maupun orang-orang yang menunjukkan kedudukan, tugas wewenang dan tanggung jawab yang berbeda- beda dalam organisasi
Unsur-unsur struktur :
Ø  Spesialisasi kegiatan
Ø  Standardisasi kegiatan
Ø  Koordinasi kegiatan
Ø  Sentralisasi dan desentralisasi
Ø  Ukuran satuan kerja
Struktur formal dan informal
Struktur formal : hubungan diantara sumber daya-sumber daya organisasional seperti diuraikan oleh manajemen. Struktur formakl terutam disajiakn dengan bagan organisasi.
Struktur informal : pola hubungan yang berkembang karena keberadaan anggota organisasi informal. Struktur informal berevolusi secara alami dan cenderung didasi oleh norma, nilai, dan sosial dari individu.

3.Departemenrilasasi Dan Struktur Formal

Didalam struktur organisasi ada departementalisasi dimana sumber daya disatukan dalam kelompok untuk menjadi departemen. Departemen yang disatukan akan membentuk organisasi dengan departemenrilasasi manajer akan menentukan atau mengelompokan tugas dan pembagian kerja agar lebih efisien dan efektif semua departemen memiliki kekhususan atau keahlian masing-masing.
Departementalisasi adalah dasar yang digunakan untuk mengelompokkan sejumlah pekerjaan menjadi satu kelompok atau satu group
Empat Pilar Pengorganisasian (Four Building Blocks of Organizing)
Pilar Pertama : pembagian kerja (division of work)
Pilar Kedua : Pengelompokan Pekerjaan (Departmentalization)
Pilar Ketiga : penentuan relasi antar bagian dalam organisasi (hierarchy)
Pilar Keempat : penentuan mekanisme untuk mengintegrasikan aktifitas antar bagian dalam organisasi atau koordinasi (coordination)
4.Pembagian Tenaga Kerja
Dalam suatu proses produksi ada beberapa pembagian tugas untuk membuat suatu produk, tidak bisa satu orang mengerjakan semuanya karena dengan pembagian tugas yang sesusai dengan keahlain individu sehingga  proses produksi akan lebih cepat dan bagus hasil yang akan didapat, ada metode dalam pembagia tugas. Dengan pembagian tugas dan kordinasi antar lini yang akan selalu bahu membahu untuk mencapai target yang ditelah ditetapkan dengan begitu korndiansi menjadi hal yang penting dalam proses produksi.

5.Rentang Manajemen

Rentang manajemen adalah jumlah karyawan yang dapat dikelola oleh seorang manajer  secara efisien dan efektif. Dengan pengawan yang ditunjuk oleh manajer, individu akan mendapatkan pengawasan, arahan, dan tanggung jawab. Rentang manajemen dibagi atas rentang kekuasaan, rentang tanggung jawab, rentang supervisi dan rentang pengawasan. Apabila individu melebihi quota pengawasan akan kurang efektif dalam pengawasan nya karena terlalu banyak yang diawasi.

6.Hubungan Skalar

Posisi puncak yang memeggang keputusan atau kekuasaan, kekuasaan dengan kesatuan perintah identik dengan rantai komando.
Rantai Komando adalah garis wewenang yang tidak terputus yang membentang dari tingkatan atas organisasi hingga tingkatan paling bawah dan menjelaskan siapa melapor kepada siapa. dengan begitu atasan yang memberikan keputusan  tidak saling berseberangan dengan atasan lain nya atau satu perintah saja.
 Proses skalar dan fungsional
Proses skalar adalah mengenai perkembangan rantai perintah yang menghasilkan pertambahan tingkat-tingkat pada struktur organisasi. Proses skalar dicapai melalui pendelegasian wewenang dan tanggung jawab.
Proses fungsional adalah cara organisasi untuk berkembang horizontal. Dinamika proses fungsional adalah pembagian kerja.
Referensi :

http://teori-organisasi-umum-1.blogspot.com/2013/05/definisi-dari-organisasi-menurut-10.html

Pembiayaan Usaha yang Berkembang

Pembiayaan Usaha yang Berkembang

Masalah-Masalah dalam pencarian modal
Dalam pencarian modal kita akan menemukan masalah, dari mulai :
1.Kurangnya pengalaman bisnis, Pengalaman sangat dibutuhkan dalam memulai maupun menjalakan bisnis, karena dengan  pengalaman anda dapat mengusai bagaimana cara berbisnis
2. Kurangnya melihat peluang usaha yang ada
3. Tidak memahami proses jangka panjang
4. Tidak efektif dalam penggunaan modal
5. Kinerja yang belum maksimal

1. Kinerja atau konsep perusahaan yang meragukan membuat para wirausahawan gagal dalam menjalankan usahanya
2. Kegagalan perusahaan untuk menindaklanjuti juga disebabkan karena tidak kompetennya dalam manajerial. Tidak kompeten atau tidak memiliki kemampuan dan pengetahuan mengelola usaha merupakan faktor penyebab utama yang membuat perusahaan kurang berhasil.
3. Kurangnya pengalaman dan ketajaman bisnis dalam kemampuan mengkoordinasikan, keterampilan mengelola sumber daya manusia, maupun kemampuan mengintegrasikan operasi perusahaan.
4. Preferensi dari pemodal yang mengharuskan adanya proyeksi laba dan proyeksi mengenai tingkat pengembalian investasi.
5. Kurangnya hubungan dengan sumber-sumber modal mengakibatkan sulitnya wirausahawan untuk mengembangkan usahanya.

Pembiayaan Bisnis
Pembiayaan Usaha Yang Berkembang
Untuk melakukan usaha dalam pengembangannya tentu kita memerlukan suatu pembiayaan yang begitu banyak sehingga harus melakukan suatu usaha kerjasama dengan pihak lain dalam pencarian modal usaha.
Hal yang utama dalam pembiayaan bisnis adalah identifikasi sumber pembiayaan yaitu
a.       Internal (modal perusahaan)
b.      Eksternal (investor, kredit bank)
Menetapkan prioritas bisnis
Tiga tahap pendanaan pengembangan bisnis:
a)      Pendanaan tahap awal
b)      Pendanaan ekspansi atau perkembangan
c)      Pembiayaan akuisisi dan leveraged buyouts

Penentuan Hubungan Finansial Perusahaan
Lakukan identifikasi awal, berapa jumlah modal yang dibutuhkan
Harus ada perencanaan finansial :
a.       Perencanaan likuiditas (dipusatkan pada perencanaan aliran kas perusahaan)
b.      Perencanaan laba (proyeksi perolehan laba)
Ada beberapa cara untuk memproyeksikan kebutuhan kas :
a.       Proyeksi laporan laba/rugi
b.      Proyeksi laporan neraca
c.       Proyeksi arus kas
d.      Ringkasan tentang kebutuhan dan penggunaan kas

Analisa Pulang Pokok
Suatu teknik untuk dalam target penjualan yang harus didapat untuk mengembalikan modal atau posisi impas dengan kata lain kita tidak mendapatkan laba dan juga tidak mendapatkan kerugian.
Analisa Pulang Pokok adalah proses menghasilkan informasi yang mengikhtisarkan berbagai tingkat keuntungan dan kerugian yang berkaitan dengan berbagai tingkat produksi
Unsur dasar analisa pulang pokok :
a.       Biaya tetap
b.      Biaya variabel
c.       Biaya total
d.      Pendapatan total
e.       Keuntungan
f.       Kerugian
g.      Titik pulang pokok
Rumus perhitungan impas :
a.  Dalam satuan unit terjual
     = biaya tetap / (harga @ - biaya variabel @)
b.  Dalam rupiah penjualan :
     = biaya tetap / 1 – (biaya variabel @ / harga @)
Mencari Sumber Modal Usaha
Kita harus mengetahui berapa banyak modal yang kita punya dan berapa modal yang harus dibutuhkan lagi, untuk mendapatkan sumber modal yang kita butuhkan. Untuk melakukan usaha dalam pengembangannya tentu kita memerlukan suatu pembiayaan yang begitu banyak sehingga harus melakukan suatu usaha kerjasama dengan pihak lain dalam pencarian modal usaha
Pencarian sumber modal berasal dari :
a.       Modal perusahaan
b.      Modal patungan (perusahaan dengan investor)
c.       Modal dari investor
d.      Modal pinjaman dari bank
Hubungan dengan Pemodal
1)      Harus ada struktur kesepakatan antara perusahaan dengan pemodal
2)      Membina hubungan jangka pendek maupun jangka panjang
3)      Melaksanakan tanggung jawab dengan baik, terutama dalam penyelesaian / pengembalian modal
Penilaian Perusahaan
Untuk mengevaluasi kinerja perusahan kita harus menilai kinerja yang sudah dilakukan dengan target yang sudah dicapai, dengan mengevaluasi kita bisa mengetahui kelemahan atau kekurangan untuk kita tingkatkan atau diperbaiki
Penilaian hasil usaha dengan melakukan evaluasi pada laporan perusahaan, seperti :
a.       Laporan laba / rugi
b.      Laporan neraca
c.       Laporan perubahan modal
d.      Laporan arus kas
Melakukan evaluasi eksternal (melalui angket/kuis), bagaimana tanggapan masyarakat terhadap perusahaan
Pembiayaan Usaha Yang Berkembang
Untuk melakukan usaha dalam pengembangannya tentu kita memerlukan suatu pembiayaan yang begitu banyak sehingga harus melakukan suatu usaha kerjasama dengan pihak lain dalam pencarian modal usaha.
Sumber :