DAMPAK
BANJIR PADA EKONOMI AKUNTANSI
Banjir yang melanda
Jakarta biasanya berdampak pada seluruh di kawasan yang tergenang banjir akan
lumpuh. Jaringan telepon dan internet terganggu. Listrik di sejumlah kawasan
yang terendam juga padam. Sehingga menyebabkan lampu lalu lintas padam dan
kemacetan terjadi di banyak lokasi, termasuk di Jalan Tol Dalam Kota dan banyak
rumah yang terggenang air yang menyebabkan rusaknya rumah , maupun barang-barang berharga. Di
bagian produksi menyebakan hasil produksi yang menurun. Genangan-genangan air
di jalan hingga semeter lebih juga menyebabkan sejumlah akses dari daerah
sekitar pun terganggu. Banjir juga membuat sebagian jalur kereta api lumpuh.
Lintasan kereta api yang menuju Stasiun Tanah Abang tidak berfungsi karena
jalur rel di sekitar stasiun itu digenangi air luapan Sungai Ciliwung sekitar
50 sentimeter. Hal ini menyebakan waktu kita menjadi sia-sia.
Akibat Bencana Banjir yang melanda Jakarta, kerugian ditaksir bisa menelan triliun rupiah. Dampak itu paling besar bakal dialami warga dan sektor industri.
Banjir besar Jakarta pada 2007 sewaktu-waktu bisa terulang. Situasi itu, bisa terjadi jika dalam kurun 12 jam, terjadi hujan lebat di Bogor, Jakarta, dan Laut Jawa. Curah hujan di Bogor 400 milimeter per hari, lebih dari 150 milimeter di Jakarta, dan 150-200 milimeter di laut, dikhawatirkan bakal melumpuhkan Ibukota dan banyak rumah yang terggenang air yang menyebabkan rusaknya rumah , maupun barang-barang berharga
Dari hasil pemodelannya, curah hujan di Bogor bakal terus meningkat seiring pembangunan Jakarta. Pemanasan global dan wilayah metropolitan bakal memperbanyak uap air yang mengalir dari Laut Jawa ke Bogor.
Akibat Bencana Banjir yang melanda Jakarta, kerugian ditaksir bisa menelan triliun rupiah. Dampak itu paling besar bakal dialami warga dan sektor industri.
Banjir besar Jakarta pada 2007 sewaktu-waktu bisa terulang. Situasi itu, bisa terjadi jika dalam kurun 12 jam, terjadi hujan lebat di Bogor, Jakarta, dan Laut Jawa. Curah hujan di Bogor 400 milimeter per hari, lebih dari 150 milimeter di Jakarta, dan 150-200 milimeter di laut, dikhawatirkan bakal melumpuhkan Ibukota dan banyak rumah yang terggenang air yang menyebabkan rusaknya rumah , maupun barang-barang berharga
Dari hasil pemodelannya, curah hujan di Bogor bakal terus meningkat seiring pembangunan Jakarta. Pemanasan global dan wilayah metropolitan bakal memperbanyak uap air yang mengalir dari Laut Jawa ke Bogor.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar